Srinagar: Keajaiban Kota Terapung di Danau Dal

srinagar

Srinagar, kota yang dikelola oleh pemerintah India, berada di wilayah Kashmir yang disengketakan secara geografis. Terletak di tepi Danau Dal dan dikelilingi oleh pegunungan Himalaya yang memukau, kota ini mempesona dengan keunikan dan keindahannya. Sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di India, Srinagar menawarkan daya tarik luar biasa dengan taman Mughal yang bersejarah, pasar terapung yang hidup, serta kerajinan tangan yang terkenal, seperti karpet Kashmir, selendang, ukiran kayu kenari, dan berbagai kerajinan tangan lainnya.

Salah satu pesona utama Srinagar adalah Danau Dal, yang menawarkan pengalaman unik dengan perahu-perahu bernama “shikara.” Perahu ini membawa para wisatawan mengelilingi danau sambil menikmati keindahan sekitarnya. Danau Dal, dengan luas mencapai 22 KM persegi, adalah yang terbesar kedua di kota Kashmir dan dijuluki sebagai Permata Srinagar. Julukan ini didapat karena Danau Dal menjadi pusat ekonomi dan perdagangan yang menjadi urat nadi kehidupan bagi masyarakat.

Di pagi hari, sekitar pukul 5, Danau Dal menjadi area sibuk dengan pasar terapung yang unik, di mana para pedagang memajang dagangan mereka. Tradisi menarik di pasar terapung ini adalah tidak adanya perempuan yang terlibat, karena biasanya mereka lebih banyak berperan di rumah, mengurus anak-anak, dan mengelola ladang. Sekitar 57.500 penduduk tinggal di sekitar Danau Dal, di antaranya 7.500 orang memilih untuk tinggal di atas perahu, yang dikenal sebagai “Kashmiri Hanjis.” Kelompok suku ini mayoritasnya menganut agama Islam.

Perahu-perahu di Danau Dal bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat ibadah. Di atas perairan danau ini terdapat 35 masjid yang menjadi pusat ibadah bagi penduduk yang tinggal di perahu atau rumah apung. Sebagian besar rumah ini berada di pinggiran danau dan dirancang untuk memudahkan penentuan arah kiblat.

Selain berdagang dan tinggal, suku apung Kashmir juga menggantungkan mata pencaharian pada pertanian, terutama tanaman nadru dan Lotus. Proses panen nadru biasanya dilakukan pada pagi hari untuk dijual di Pasar Apum di Srinagar atau kota-kota lain di lembah Kashmir.

Suku apung tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Srinagar tetapi juga turut menyumbang dalam sektor pariwisata. Mereka menawarkan layanan naik perahu kepada wisatawan dengan biaya terjangkau untuk menjelajahi keindahan Danau Dal serta tempat wisata lainnya di sekitar kota.

Salah satu tempat wisata ikonik di Srinagar adalah taman Mughal, termasuk taman yang paling terkenal, Shalimar Bagh. Dibangun oleh Kaisar Jahangir pada tahun 1619 dan ditingkatkan oleh putranya, Kaisar Shah Jahan, taman ini memukau dengan tiga teras yang dihiasi air mancur, kolam, serta paviliun indah.

taman mughal shalimar bagh
Taman Mughal Shalimar Bagh

Selain pesonanya yang alaminya, Srinagar memiliki status istimewa sebagai ibu kota musim panas. Istilah ini merujuk pada karakteristik kota yang lebih sejuk dibandingkan dengan kota-kota lain di sekitarnya selama musim panas. Tradisi ini berawal dari abad ke-19 saat raja Ranbir Singh memindahkan markas pemerintahannya ke wilayah yang lebih sejuk, dan hingga kini Srinagar tetap menjadi destinasi yang diminati selama musim panas.

Srinagar menawarkan suhu yang lebih rendah dan lingkungan yang menyegarkan, menjadikannya tempat yang diinginkan selama musim panas. Kota ini tidak hanya memancarkan keindahan alamnya tetapi juga menceritakan kisah sejarah dan kehidupan yang kaya dari suku apung Kashmir.


Mari jelajahi jagad raya lainnya yang menarik:


Mari jelajahi keunikan Srinagar, kota terapung yang mempesona di jantung Danau Dal, dan temukan keindahan, keunikan budayanya, serta pesona alamnya yang menakjubkan.

Setelah membaca artikel ini, saran terbaik adalah menjelajahi keunikan Srinagar secara langsung. Menikmati pengalaman naik perahu di Danau Dal, mengunjungi taman Mughal yang indah, dan melihat langsung kehidupan suku apung akan memberikan perspektif yang lebih dalam tentang pesona kota ini.

 

Srinagar: Keajaiban Kota Terapung di Danau Dal

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *